Percaya tidak percaya, konsep yang ingin Anda capai dalam mendesain ruangan harus mempertimbangkan material yang tepat, termasuk pilihan bahan partisi lipat. Kesalahan pemilihan jenis material sekat ruangan akan berdampak buruk pada nilai estetikanya.

Misalnya, desain ruangan kantor yang berorientasi terbuka, akan lebih tepat menggunakan pembatas ruangan berbahan kaca atau kayu yang berwarna terang dan berukuran pendek. Sehingga kesan luas, lega dan terbuka dapat tercapai dengan baik.

Lalu, apa saja pilihan bahan yang tersedia dalam produk penyekat ruangan ini?

Jenis Bahan Partisi Lipat dengan Kelebihan dan Kekurangannya

3 jenis bahan yang paling populer adalah kayu, aluminium, dan kaca. Selain itu, ada 4 bahan lain yaitu PVC, Besi, HPL, dan Rotan.

1.    Kayu

Partisi berbahan kayu merupakan jenis pembatas ruangan yang paling banyak dipakai. Sifat kayu yang natural membuatnya cocok untuk dipasang di rumah maupun di kantor.

Dari segi harga sangat beragam. Tergantung pada beberapa faktor seperti jenis kayu, ukuran, motif, dan material tambahannya. Contohnya partisi kayu yang mengusung konsep ukiran tentu akan lebih mahal karena memiliki nilai seni.

2.    Aluminium

Partisi aluminium juga populer digunakan. Sifat aluminium yang kokoh dan tahan lama menjadi alasan utama kenapa banyak orang memakainya. Selain itu, kelebihan lainnya adalah tidak mudah bengkok, tidak mudah patah, perawatannya gampang, dan mudah dibersihkan.

Sering kali, penggunaan bahan partisi lipat aluminium digabungkan dengan bahan lain seperti kayu dan kaca.

3.    Kaca

Kelebihan penggunaan bahan kaca dalam produksi partisi ruangan terletak pada transparansinya. Karena sifatnya yang bening dan transparan, kaca bisa memberikan ilusi dimensi pada ruang yang sempit.

Gambar 1 Kaca Sebagai Bahan Partisi Lipat - Kelebihan Dan Kekurangan Ragam Bahan Partisi Lipat
Partisi Lipat Menggunakan Bahan Kaca.

Kaca juga memiliki sifat kedap suara, sehingga bisa meredam keributan di dalam sebuah ruangan.

Kaca, baik itu buram maupun bening bisa membuat cahaya tembus dengan sempurna. Sehingga rumah, gedung, atau ruang yang menggunakan partisi berbahan kaca akan mendapatkan cahaya alaminya secara maksimal.

Untuk menambah nilai keamanan, bahan kaca anti pecah yang cukup tebal menjadi pilihan para produsen dalam membuat pintu lipat berpartisi.

4.    PVC

Pintu partisi berbahan PVC dapat dijumpai di gedung, aula, kampus, dan rumah. PVC memiliki sifat yang awet sehingga pintu dapat bertahan hingga puluhan tahun. Selain itu, bahan ini juga tergolong anti rayap dan tidak mudah berkarat. Sehingga mudah perawatannya.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh bahan PVC adalah ringan dan akses keluar masuk yang mudah. Tak hanya itu, PVC juga merupakan bahan yang cukup fleksibel dan mudah dipasang.

Karena harganya yang terjangkau, pintu partisi lipat berbahan PVC ini juga sangat favorit dipakai di lingkungan rumahan.

5.    Besi

Bahan yang tergolong paling kuat dan tidak rawan pencurian adalah besi. Bahan ini biasanya digunakan pada pintu tempat usaha.

Bahan ini cukup berat, sehingga pada praktiknya dibuat partisi geser lipat agar pintunya dapat dengan mudah di buka tutup saat dibutuhkan.

Nilai minusnya, besi punya sifat dapat memuai dan memberikan respons yang cukup cepat terhadap perubahan suhu. Bahan ini rawan macet dan karatan. Tapi tenang, tetap ada solusi untuk mengatasi masalah ini minus ini. Contohnya dengan memberikan pelumas secara rutin atau memberi pelapis anti karat pada besi tersebut.

Banderol harganya biasanya beragam, dari murah hingga mahal. Tapi hal ini sebanding dengan nilai keamanan yang ditawarkannya.

6.    HPL

High Pressure Laminated adalah kepanjangan dari HPL. Sesuai dengan namanya, fungsi utama dari bahan ini adalah sebagai pelapis. Hadir dengan berbagai tekstur dan corak membuat bahan ini bisa menciptakan desain baru yang kreatif.

Selain itu HPL juga memiliki sifat anti gores dan anti air yang memungkinkan produk ini mudah dirawat. Harga yang dikeluarkan untuk bahan HPL ini kecil, jadi cocok buat pintu lipat ala rumahan.

7.    Rotan

Pemakaian bahan rotan untuk sekat ruangan lipat dapat dijumpai pada partisi lipat sederhana. Di pasar ada yang masih menggunakan rotan asli, ada juga yang menggunakan rotan sintetis.

Ciri utama dari bahan ini adalah kuat dan tahan lama. Menariknya, rotan memiliki sifat lentur sehingga bisa didesain sesuai keinginan. Misalnya dengan dianyam dan dibentuk dengan desain yang bernilai seni tinggi.

Bahan ini juga dapat bertahan lama, tidak mudah karatan, dan yang pasti harganya sangat terjangkau.

Ketujuh bahan partisi lipat di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika mencari pintu lipat untuk rumahan, maka carilah bahan yang memiliki cost rendah dengan kualitas bagus. Supaya bisa mendapatkan produk terbaik.

Baca juga

Ide Dan 5 Ciri Partisi Lipat


1 Komentar

Penyekat Ruangan Dengan Pintu Lipat Yang Praktis | PatraGlobalPintu · Maret 3, 2020 pada 14:30

[…] Kelebihan Dan Kekurangan Ragam Bahan Partisi Penyekat Ruangan Dengan Pintu Lipat Yang Praktis […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *